Ensiklopedia Biometrik

Verifikasi Identitas

Verifikasi identitas adalah proses untuk memastikan bahwa identitas yang diklaim sesuai dengan sosok nyata dan unik, serta bahwa individu yang menunjukkannya memang benar-benar orang tersebut. Proses ini biasanya dilakukan pada saat pendaftaran, dan segala hal yang terjadi selanjutnya bergantung pada keakuratan verifikasi tersebut.

Proses verifikasi identitas sering kali disalahartikan sebagai otentikasi. Verifikasi identitas menanyakan siapa orang tersebut dan apakah ia dapat membuktikannya. Otentikasi menanyakan apakah orang tersebut adalah orang yang sama dengan yang terdaftar. Verifikasi identitas yang lemah akan melemahkan setiap proses otentikasi yang dilakukan setelahnya, karena sistem akan dengan patuh melakukan otentikasi ulang terhadap siapa pun yang terdaftar sejak awal, termasuk penipu.

NIST SP 800-63A-4 membagi proses pengujian menjadi tiga tahap:

  • Resolusi: mengumpulkan atribut yang cukup untuk membedakan satu individu dari orang lain. Sebuah nama saja dapat mengacu pada ribuan orang; sedangkan kombinasi nama, tanggal lahir, dan nomor dokumen biasanya mengacu pada satu orang.
  • Validasi: memastikan bahwa bukti tersebut asli dan masih berlaku. Di sinilah proses verifikasi dokumen berperan.
  • Verifikasi: memastikan bahwa bukti tersebut memang milik orang yang menyajikannya. Di sinilah proses pencocokan wajah dan deteksi keaslian wajah dilakukan.

Proses yang memvalidasi suatu dokumen namun tidak pernah memverifikasi pemegangnya hanya membuktikan bahwa paspor yang asli memang ada, bukan bahwa orang yang menunjukkannya adalah pemegang yang sah.

Proses verifikasi jarak jauh lebih sulit daripada verifikasi tatap muka karena segala sesuatu yang berada di antara pengguna dan server dapat menjadi titik kerentanan. Serangan presentasi dilakukan dengan mengangkat suatu benda ke arah kamera. Serangan injeksi digital sama sekali melewati kamera dengan menyisipkan gambar sintetis ke dalam aliran data, sehingga gambar yang diterima mungkin sulit dideteksi oleh beberapa teknologi pendeteksi keaslian.

Pemeriksaan Identitas vs Verifikasi Identitas

Kedua istilah tersebut sering kali digunakan secara bergantian. Berdasarkan NIST SP 800-63A-4, verifikasi identitas merupakan salah satu tahap dalam proses pembuktian identitas, yang bertujuan untuk memastikan bahwa bukti tersebut memang milik orang yang menunjukkannya. Di industri identitas, istilah “verifikasi identitas” juga digunakan dalam arti yang lebih luas untuk menggambarkan proses dari awal hingga akhir. Baca perbandingan lengkap antara pembuktian identitas dan verifikasi identitas di sini.

Peran iProov dalam Verifikasi Identitas

Dalam proses onboarding jarak jauh yang umum, verifikasi dokumen memastikan keaslian dokumen identitas, pencocokan wajah menentukan apakah orang tersebut sesuai dengan foto pada dokumen tersebut, dan deteksi keaslian memastikan bahwa data biometrik yang diambil berasal dari orang sungguhan yang benar-benar hadir pada saat verifikasi.

iProov menyediakan fitur verifikasi biometrik dan pemeriksaan keaslian yang digunakan dalam proses ini serta untuk otentikasi selanjutnya. Dynamic Liveness menggunakan Flashmark, yaitu urutan pencahayaan berkode yang telah dipatenkan, sebagai faktor tantangan-respons pasif. Karena urutan tersebut dihasilkan secara acak pada setiap sesi dan tidak dapat diprediksi, gambar yang direkam atau dihasilkan sebelumnya tidak akan menampilkan respons yang diharapkan.

Kemampuan-kemampuan ini dapat dipadukan dengan verifikasi dokumen dan teknologi identitas lainnya dari mitra untuk mendukung proses verifikasi identitas secara menyeluruh.

Pelajari Lebih Lanjut Tentang Verifikasi Identitas

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Verifikasi Identitas

Apa itu verifikasi identitas?

Pemeriksaan identitas adalah proses untuk memastikan bahwa identitas yang diklaim memang milik seseorang yang nyata dan unik, serta bahwa orang yang menunjukkannya benar-benar adalah individu tersebut. NIST SP 800-63A-4 mendefinisikan tiga tahap: resolusi, validasi, dan verifikasi.

Apa perbedaan antara pengecekan identitas dan verifikasi identitas?

Verifikasi identitas adalah proses yang lebih luas untuk membangun keyakinan terhadap identitas yang diklaim. Berdasarkan NIST SP 800-63A-4, verifikasi identitas merupakan salah satu tahap dalam proses tersebut, yang bertujuan untuk memastikan bahwa bukti identitas memang milik orang yang menunjukkannya. Namun, dalam industri identitas, istilah “verifikasi identitas” juga sering digunakan dalam arti yang lebih luas untuk menggambarkan proses menyeluruh dalam memverifikasi identitas seseorang.